When you sail the waves of life,
there comes a time?
when you realized that if you stand still,
you will remain at that point forever.
The past is a brief reflection.
The future is yet to be realized.
Today is what's important,
Coz the best thing seldom come along twice.
:: MAIN MENU ::
Tampilkan postingan dengan label Chapter of My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chapter of My Life. Tampilkan semua postingan
0
Chapter of My Life ; Part 6 - Dishonest, Feeling Undone
Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu mencintai seseorang, meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan..
meski kamu tahu cintamu mungkin tak
berbalas, tapi kamu tetap mencintainya...
Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi ....
bahwa kamu mencintai seseorang, meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan..
meski kamu tahu cintamu mungkin tak
berbalas, tapi kamu tetap mencintainya...
Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi ....
Chapter of My Life ; Part 5 - Menyesal
Menyesal . . ?
tak satupun kusesali apapun yang terjadi. .
hingga suatu saat kita harus sama-sama sadar. .
bahwa kita adalah sebuah sebuah cermin. .
yang hanya bisa diliat tanpa di rasa dan di raba. .
pernahkah merasakan saat dimana kamu benar2 sendiri. .
seakan kesepian menjadi teman akrab yang memelukmu erat. .
saat kamu tak berdaya melihat "semua" menjauh di depan mata. .
dan kau terus berpikir. .
semua yang terjadi adalah salahmu. .
karena kesendirian berarti keikhlasan hati. .
karena kesendirian berarti kerelaan atas suatu pengorbanan. .
karena kesendirian adalah dunia sunyi. .
karena kesendirian adalah suatu kejujuran hati. .
karena kesendirian adalah keikhlasan menerima apapun yg terjadi. .
tak satupun kusesali apapun yang terjadi. .
hingga suatu saat kita harus sama-sama sadar. .
bahwa kita adalah sebuah sebuah cermin. .
yang hanya bisa diliat tanpa di rasa dan di raba. .
pernahkah merasakan saat dimana kamu benar2 sendiri. .
seakan kesepian menjadi teman akrab yang memelukmu erat. .
saat kamu tak berdaya melihat "semua" menjauh di depan mata. .
dan kau terus berpikir. .
semua yang terjadi adalah salahmu. .
karena kesendirian berarti keikhlasan hati. .
karena kesendirian berarti kerelaan atas suatu pengorbanan. .
karena kesendirian adalah dunia sunyi. .
karena kesendirian adalah suatu kejujuran hati. .
karena kesendirian adalah keikhlasan menerima apapun yg terjadi. .
Chapter of My Life ; Part 4 - Sahabat Terbaik
alm.Mohammad Shirotjuddin Noor..
Kupanggil dia Shiro, yah .. begitulah sebutan akrabnya.
waktu itu pernah hadir di dunia ini,
seorang teman, sahabat terbaik ku, kamu, kita..
berjuang untuk hidup, meneruskan cita-citanya.
Belum pernah sekalipun aku lupa masa-masa sma dulu.
pertama kenal Shiro waktu ikut ekskul band,
itu gara-garanya aku ikutan ekskul basket tapi eneg sama coach`nya,
jadi kabur deh ikutan band.
Agak lama, skolah mau adain open air..
pengen aja tampilin band, iisi acara skolahan.
formasi waktu itu dia (Shiro) pegang drum, Maul vokal, Aku keyboard, Kowi bass, Demy gitar.
audisi sih lolos tapi waktu hari H band kita batal tampil..what the bloody hell was goin on..?!?
umpat sana umpat sini lahh..yah, tapi udah terjadi yawislah..nikmatin open air aja yang waktu itu ngundang Ungu..
Ini masih di tahun2 kita duduk di kelas 2.
Waktu itu lagi booming2 nya breakdance, beberapa dari temen sih udah ada yang eksis sejak kelas 1, termasuk aku juga.
Namanya juga lagi bandel2nya, hampir setiap hari ngga dirumah cuman buat bela-belain latian bboy.
yang jelas rutin 3x seminggu di Rungkut, waktu itu nunut di tempatnya Malcolm sama Insect, sisanya di sekolahan sama di rumahnya Yoel.
Nah kalo dirumahnya Yoel tuh saban hari pasti kesono, ramee.. Aku, Maul, Yoel, Shiro, Mario, Bolot, Enggar pasti ada disana, ngga lama ikutan nongol temen panggilannya Tukul.. ada lagi yang namanya Dalbo, dan anak2 kecil tetangga sekitar rumah Yoel yang ikutan teriak2.. " wih wih.. mas iki sangar kon, iso muter nggawe ndas`e pek.." yah begitulah komentar mereka..
Akhir taun,ada acara Gong Music yang diadain Cak Durasim.
ikutan daftarin band buat tampil dan diterima, meski sedikit kecil hati karna kita maen jam 5-6 sore..
oke`lah jalan terus, lumayan juga cuman dapet seratus ribu.. cukup lah buat beli maem, jajan dan rokok (waktu itu gua belum kena rokok nih..hehe) udah seneng banget waktu itu.
nih band namanya Juz See, format tetep sama cuman vokal ketambahan si Dicky, bass ganti sama Ragil, gitar digantiin Yoel.
Bawain lagunya Bondan yang Bunga sama lagunya Sublime yang Santeria.
yah, setelah tampil rasane mak plong.. liat band lainnya yang pada maen, terus beli maem pake duit tadi..rasane dunia cuman milik ber-6.. hahaa.. yang laen ngontrak aja dulu..
Beranjak ke kelas 3.
awal semester sudah dapet kabar yang ngga sedep..
Ayahnya Shiro dipanggil yang kuasa, dan parahnya lagi aku ga ikutan ngelayat.
menyesal juga ngga ikutan tapi saat itu emang lagi ada acara keluarga yang pindahan rumah ke Sidoarjo.
Suatu saat entah kenapa, Shiro sudah jarang lagi terlihat di kelasnya.
kalaupun ada itupun dapet diitung jari.
sangat menyentak hati ketika terdengar kabar bahwa Shiro ada di dalam penjara..
entah ini benar adanya atau engga, Shiro dipenjara karena ketahuan saat mengambil HP milik ibu..
sebagai sahabat otomatis aku ga percaya gitu aja.
masa iya sih, Shiro yang periang, penuh canda bisa seperti itu.
tapi ya apapun alasannya, seperti apapun keadaan Shiro, he still my best friend, our best friend. our brother..
Hari2 kelas 3 pun tambah boring kala mendekati UNAS.
Aku sama temen punya tempat baru untuk skedar refreshing sejenak tiap malem.
selain dirumah Yoel, ada jembatan Wismilak terbentang membelah ruas jalanan Ngagel Jaya.
mungkin salah penempatan kali yah, tuh jembatan jarang digunakan orang2 untuk nyebrang..
untungnya, diatas banyak lampu, angin`nya gede2, dan bersih jugak tuh tempatnya.
dibikin tempat cangkruk deh sama temen2..
apalagi saban malem minggu tiba, yang punya pacar bolehlah ber2 dulu duluu..
tapi tunggu aja, malemnya pasti mampir kesitu..
yang punya gitar pun ga mau kalah, dibawa kesana deh biar tambah rame.
meski cuman bisanya beli es teh limaratus`an dan jajanan kecil2 yang tanpa gizi`pun udah sangat menemani kita kala menghabiskan malam di Wismi.. kita nyebut tuh jembatan namanya Wismi.. Wish Me juga boleh..hahaa ... isok ae mas iki..
Ada satu malam dimana aku main sendiri kerumah Yoel.
disana seperti biasa, bergitar, ngobrol..tapi yang jelas sangat gariing, cuman ber2 doank..
tiba2 ada anak naek sepeda bmx dengan tampang misterius + pake topi yang hampir nutupin wajahnya nylonong masuk gituu aja ke garasinya Yoel.
dengan jarak sedekat itupun Aku sama Yoel pun masih belum mengenali`nya..
" heh cuk..ndlongop ae ..." katanya sambil membuka topi..
Astaga Dragon (astaga naga).. itu Shiro.. He`s Back..!!
mungkin terdengar lebay ato njijik`i yah..tapi coba anda diposisi saya..pasti akan melakukan hal yang sama.. sambil bersalaman dan dengan senyum yang lebar, yahh..we reunite again..
selama ini kami berpisah tanpa kabar darinya
dan tanpa kabar pula dia kembali..sumpritt..kayak sinetron di tipi-tipi..
Beberapa hari, minggu, bulan..
masih tetap sama rutinitas yang kami lakukan seperti biasa. (seperti yang sudah diceritakan diatas sebelumnya)
kalo ga salah waktu itu SMA 4 ngadain open air ngundang Kerispatih..
Aku, Enggar, Maul, Shiro nonton kesana, cuman Yoel nggak ikutan kayaknya..lupa aku..
dalam ati sih aku bilang, mungkin ini terkhir kalinya nonton konser sama anak2, besok2 udah gabisa lagi, mulai nyicil buat Unas..
Hari itu, yang sangat tidak mungkin untuk dilupakan.
jumat malem, hujan dueres banget, dirumah Aku bener ga mood, mau ke Yoel juga males, mau ke Wismi juag gabisa karna ujan, bener2 ga mood yang sangat mengganggu, ada satu pikiran yang entah kenapa muncul dan berulang2.. "Hari ini kenapa ya, hari ini ada apa ya.." begitu teruss..
lebih baik tidur aja kali ya..
Paginya kurang lebih jam 9an..bangun, nonton tipi sambil males2an..
krriiinngg,,ada telfon..kuangat.. ternyata si Tukul, dan..
" Boy, Shiro wis ga ono, bengi mau..yo opo iki boy " dengan nafas yang tersengal2..
" Jancuk, kon ojo nggateli..sing nggenah kon nek ngomong,,koncoku iku cuk "
.. aku bilang demikian, jujur aja, kata tidak indah tersebut otomatis terucap dengan lantang`nya meski di depan tipi ada adikku, bapak dan ibuk..
" Iyo boy, iki temenan, aku dikabari koncoku SMP mbiyen sing sak kelas karo Shiro..kecelakaan sewengi, tibo dodo`ne natap trotoar pinggir dalan, pendarahan njero paling" balasnya
Panik..panik dan panik..
segera tanpa mandi dan hanya cuci muka langsung bergegas kerumah Yoel..
Ternyata anak sudah berkumpul disana, semua dengan tampang bingung, gatau mau apa, sedih..semua campur jadi satu
berangkat kerumah Shiro, aku sama Tukul duluan sampe disana..
kondisinya, sudah hampir diberangkatkan untuk pemakaman tapi belum berangkat mungkin masih nunggu keluarga lainnya..
Aku dan Tukul masuk, niatnya pingin melihat Shiro untuk terakhir kalinya tapi ternyata sudah ada didalam keranda dan terutup kain ijo-ijo itu..
Tukul panggil mas`nya Shiro, salaman, ucap belasungkawa, aku juga..dan minta ditemuin sama ibunda Shiro..
dari dalem tante keluar dengan raut wajah yang tegar dan saat bersalaman sebelum aku ngomong, beliau udah bilang.. " Kalo Shirot ada salah, tolong dimaafin ya nak, tolong diikhlaskan juga meninggalnya ini.. tante sudah rela, ikhlas.."
Kata-kata itu yang bener2 bikin aku terhenyak, sadar bahwa Shiro memang benar2 sudah pergi meninggalkan kami semua..
Kami ikuti sampai pemakaman hingga selesai, dan dalam doa aku berdoa yang mungkin terdengar memaksa tapi pasrah.. Ya Tuhan, tolong..seperti apapun temanku ini, tolong terima dia di surga-Mu, mungkin banyak dosa yang terbuat, tapi tolonglah Tuhan, lihatlah amal baiknya, lihatlah semua kebaikannya..ya Tuhan, kuantar sahabatku ini kembali ke rumahnya, tolong terima dia dengan selayak layaknya.. amiin
Sudah berlalu..
Shiro sudah tenang disana..
meski untuk beberapa saat yang lama kita merasa Shiro masih ada disini..
Ternyata hujan malam itu adalah sebuah tanda, ternyata hujanpun menangisi kepergian Shiro..
dan bodohnya disaat itu aku nggak sama sekali`pun kepikiran Shiro..
Aku, Kita..
Kehilangan Kamu, Guyonmu, kangen Nyeblong`mu, saat dimana kamu bilang Ngiiihoook..
Sahabat terbaik sudah pulang..
Drummer terbaik sudah kembali..
Saudara terbaik sudah ditempat terindah`nya..
sudah hampir 3 tahun kita berpisah..mungkin sebentar lagi, aku sama anak2 mampir bentar ke tempatmu `ro..entenono ya..
wis yo `ro, iki wes kedawan ceritone, sakno bocah2 ngku pegel mripate moco iki..tak tinggal sik yo `ro.. ati2 neng ndalan,,nganti ketemu sesuk mben..oyee..
**
sahabat terbaik dalam mengejar mimpi
teman terhebatku untuk tetap berdiri
kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil
mungkin batu nisan pisahkan dunia kita
namun ambisimu kan kujaga selalu membara
gapailah doa yang slalu kubaca
menemani langkahmu menuju singgasana surga
hari hari yang kan kujalani
kini semua kan terasa sunyi
walau hampa pasti kutapaki
kuucapkan selamat jalan..
selamat tinggal
tidur yang lelap
mimpi yang indah
selamat jalan..
even now and forever we always one blood
may god be with you and
hope god give you heaven
sampai detik ini kami seperti minus 1..
kami tulis ini, baca ini hanya untuk mu teman
kau adalah miliknya dan kepadanya lah kau kembali
sampai bertemu lagi kawan, di alam sana nanti
Rhyme In Peace ( bondan feat fade 2 black)
Kupanggil dia Shiro, yah .. begitulah sebutan akrabnya.
waktu itu pernah hadir di dunia ini,
seorang teman, sahabat terbaik ku, kamu, kita..
berjuang untuk hidup, meneruskan cita-citanya.
Belum pernah sekalipun aku lupa masa-masa sma dulu.
pertama kenal Shiro waktu ikut ekskul band,
itu gara-garanya aku ikutan ekskul basket tapi eneg sama coach`nya,
jadi kabur deh ikutan band.
Agak lama, skolah mau adain open air..
pengen aja tampilin band, iisi acara skolahan.
formasi waktu itu dia (Shiro) pegang drum, Maul vokal, Aku keyboard, Kowi bass, Demy gitar.
audisi sih lolos tapi waktu hari H band kita batal tampil..what the bloody hell was goin on..?!?
umpat sana umpat sini lahh..yah, tapi udah terjadi yawislah..nikmatin open air aja yang waktu itu ngundang Ungu..
Ini masih di tahun2 kita duduk di kelas 2.
Waktu itu lagi booming2 nya breakdance, beberapa dari temen sih udah ada yang eksis sejak kelas 1, termasuk aku juga.
Namanya juga lagi bandel2nya, hampir setiap hari ngga dirumah cuman buat bela-belain latian bboy.
yang jelas rutin 3x seminggu di Rungkut, waktu itu nunut di tempatnya Malcolm sama Insect, sisanya di sekolahan sama di rumahnya Yoel.
Nah kalo dirumahnya Yoel tuh saban hari pasti kesono, ramee.. Aku, Maul, Yoel, Shiro, Mario, Bolot, Enggar pasti ada disana, ngga lama ikutan nongol temen panggilannya Tukul.. ada lagi yang namanya Dalbo, dan anak2 kecil tetangga sekitar rumah Yoel yang ikutan teriak2.. " wih wih.. mas iki sangar kon, iso muter nggawe ndas`e pek.." yah begitulah komentar mereka..
Akhir taun,ada acara Gong Music yang diadain Cak Durasim.
ikutan daftarin band buat tampil dan diterima, meski sedikit kecil hati karna kita maen jam 5-6 sore..
oke`lah jalan terus, lumayan juga cuman dapet seratus ribu.. cukup lah buat beli maem, jajan dan rokok (waktu itu gua belum kena rokok nih..hehe) udah seneng banget waktu itu.
nih band namanya Juz See, format tetep sama cuman vokal ketambahan si Dicky, bass ganti sama Ragil, gitar digantiin Yoel.
Bawain lagunya Bondan yang Bunga sama lagunya Sublime yang Santeria.
yah, setelah tampil rasane mak plong.. liat band lainnya yang pada maen, terus beli maem pake duit tadi..rasane dunia cuman milik ber-6.. hahaa.. yang laen ngontrak aja dulu..
Beranjak ke kelas 3.
awal semester sudah dapet kabar yang ngga sedep..
Ayahnya Shiro dipanggil yang kuasa, dan parahnya lagi aku ga ikutan ngelayat.
menyesal juga ngga ikutan tapi saat itu emang lagi ada acara keluarga yang pindahan rumah ke Sidoarjo.
Suatu saat entah kenapa, Shiro sudah jarang lagi terlihat di kelasnya.
kalaupun ada itupun dapet diitung jari.
sangat menyentak hati ketika terdengar kabar bahwa Shiro ada di dalam penjara..
entah ini benar adanya atau engga, Shiro dipenjara karena ketahuan saat mengambil HP milik ibu..
sebagai sahabat otomatis aku ga percaya gitu aja.
masa iya sih, Shiro yang periang, penuh canda bisa seperti itu.
tapi ya apapun alasannya, seperti apapun keadaan Shiro, he still my best friend, our best friend. our brother..
Hari2 kelas 3 pun tambah boring kala mendekati UNAS.
Aku sama temen punya tempat baru untuk skedar refreshing sejenak tiap malem.
selain dirumah Yoel, ada jembatan Wismilak terbentang membelah ruas jalanan Ngagel Jaya.
mungkin salah penempatan kali yah, tuh jembatan jarang digunakan orang2 untuk nyebrang..
untungnya, diatas banyak lampu, angin`nya gede2, dan bersih jugak tuh tempatnya.
dibikin tempat cangkruk deh sama temen2..
apalagi saban malem minggu tiba, yang punya pacar bolehlah ber2 dulu duluu..
tapi tunggu aja, malemnya pasti mampir kesitu..
yang punya gitar pun ga mau kalah, dibawa kesana deh biar tambah rame.
meski cuman bisanya beli es teh limaratus`an dan jajanan kecil2 yang tanpa gizi`pun udah sangat menemani kita kala menghabiskan malam di Wismi.. kita nyebut tuh jembatan namanya Wismi.. Wish Me juga boleh..hahaa ... isok ae mas iki..
Ada satu malam dimana aku main sendiri kerumah Yoel.
disana seperti biasa, bergitar, ngobrol..tapi yang jelas sangat gariing, cuman ber2 doank..
tiba2 ada anak naek sepeda bmx dengan tampang misterius + pake topi yang hampir nutupin wajahnya nylonong masuk gituu aja ke garasinya Yoel.
dengan jarak sedekat itupun Aku sama Yoel pun masih belum mengenali`nya..
" heh cuk..ndlongop ae ..." katanya sambil membuka topi..
Astaga Dragon (astaga naga).. itu Shiro.. He`s Back..!!
mungkin terdengar lebay ato njijik`i yah..tapi coba anda diposisi saya..pasti akan melakukan hal yang sama.. sambil bersalaman dan dengan senyum yang lebar, yahh..we reunite again..
selama ini kami berpisah tanpa kabar darinya
dan tanpa kabar pula dia kembali..sumpritt..kayak sinetron di tipi-tipi..
Beberapa hari, minggu, bulan..
masih tetap sama rutinitas yang kami lakukan seperti biasa. (seperti yang sudah diceritakan diatas sebelumnya)
kalo ga salah waktu itu SMA 4 ngadain open air ngundang Kerispatih..
Aku, Enggar, Maul, Shiro nonton kesana, cuman Yoel nggak ikutan kayaknya..lupa aku..
dalam ati sih aku bilang, mungkin ini terkhir kalinya nonton konser sama anak2, besok2 udah gabisa lagi, mulai nyicil buat Unas..
Hari itu, yang sangat tidak mungkin untuk dilupakan.
jumat malem, hujan dueres banget, dirumah Aku bener ga mood, mau ke Yoel juga males, mau ke Wismi juag gabisa karna ujan, bener2 ga mood yang sangat mengganggu, ada satu pikiran yang entah kenapa muncul dan berulang2.. "Hari ini kenapa ya, hari ini ada apa ya.." begitu teruss..
lebih baik tidur aja kali ya..
Paginya kurang lebih jam 9an..bangun, nonton tipi sambil males2an..
krriiinngg,,ada telfon..kuangat.. ternyata si Tukul, dan..
" Boy, Shiro wis ga ono, bengi mau..yo opo iki boy " dengan nafas yang tersengal2..
" Jancuk, kon ojo nggateli..sing nggenah kon nek ngomong,,koncoku iku cuk "
.. aku bilang demikian, jujur aja, kata tidak indah tersebut otomatis terucap dengan lantang`nya meski di depan tipi ada adikku, bapak dan ibuk..
" Iyo boy, iki temenan, aku dikabari koncoku SMP mbiyen sing sak kelas karo Shiro..kecelakaan sewengi, tibo dodo`ne natap trotoar pinggir dalan, pendarahan njero paling" balasnya
Panik..panik dan panik..
segera tanpa mandi dan hanya cuci muka langsung bergegas kerumah Yoel..
Ternyata anak sudah berkumpul disana, semua dengan tampang bingung, gatau mau apa, sedih..semua campur jadi satu
berangkat kerumah Shiro, aku sama Tukul duluan sampe disana..
kondisinya, sudah hampir diberangkatkan untuk pemakaman tapi belum berangkat mungkin masih nunggu keluarga lainnya..
Aku dan Tukul masuk, niatnya pingin melihat Shiro untuk terakhir kalinya tapi ternyata sudah ada didalam keranda dan terutup kain ijo-ijo itu..
Tukul panggil mas`nya Shiro, salaman, ucap belasungkawa, aku juga..dan minta ditemuin sama ibunda Shiro..
dari dalem tante keluar dengan raut wajah yang tegar dan saat bersalaman sebelum aku ngomong, beliau udah bilang.. " Kalo Shirot ada salah, tolong dimaafin ya nak, tolong diikhlaskan juga meninggalnya ini.. tante sudah rela, ikhlas.."
Kata-kata itu yang bener2 bikin aku terhenyak, sadar bahwa Shiro memang benar2 sudah pergi meninggalkan kami semua..
Kami ikuti sampai pemakaman hingga selesai, dan dalam doa aku berdoa yang mungkin terdengar memaksa tapi pasrah.. Ya Tuhan, tolong..seperti apapun temanku ini, tolong terima dia di surga-Mu, mungkin banyak dosa yang terbuat, tapi tolonglah Tuhan, lihatlah amal baiknya, lihatlah semua kebaikannya..ya Tuhan, kuantar sahabatku ini kembali ke rumahnya, tolong terima dia dengan selayak layaknya.. amiin
Sudah berlalu..
Shiro sudah tenang disana..
meski untuk beberapa saat yang lama kita merasa Shiro masih ada disini..
Ternyata hujan malam itu adalah sebuah tanda, ternyata hujanpun menangisi kepergian Shiro..
dan bodohnya disaat itu aku nggak sama sekali`pun kepikiran Shiro..
Aku, Kita..
Kehilangan Kamu, Guyonmu, kangen Nyeblong`mu, saat dimana kamu bilang Ngiiihoook..
Sahabat terbaik sudah pulang..
Drummer terbaik sudah kembali..
Saudara terbaik sudah ditempat terindah`nya..
sudah hampir 3 tahun kita berpisah..mungkin sebentar lagi, aku sama anak2 mampir bentar ke tempatmu `ro..entenono ya..
wis yo `ro, iki wes kedawan ceritone, sakno bocah2 ngku pegel mripate moco iki..tak tinggal sik yo `ro.. ati2 neng ndalan,,nganti ketemu sesuk mben..oyee..
**
sahabat terbaik dalam mengejar mimpi
teman terhebatku untuk tetap berdiri
kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil
mungkin batu nisan pisahkan dunia kita
namun ambisimu kan kujaga selalu membara
gapailah doa yang slalu kubaca
menemani langkahmu menuju singgasana surga
hari hari yang kan kujalani
kini semua kan terasa sunyi
walau hampa pasti kutapaki
kuucapkan selamat jalan..
selamat tinggal
tidur yang lelap
mimpi yang indah
selamat jalan..
even now and forever we always one blood
may god be with you and
hope god give you heaven
sampai detik ini kami seperti minus 1..
kami tulis ini, baca ini hanya untuk mu teman
kau adalah miliknya dan kepadanya lah kau kembali
sampai bertemu lagi kawan, di alam sana nanti
Rhyme In Peace ( bondan feat fade 2 black)
Chapter of My Life ; Part 3 - Me, Purpose and Wishes
Sifat pertamaku adalah Pelit. Kuakui dari kecil aku emang pelit pada semua orang bahkan sama adik ku sendiri. Ngga tau kenapa ini turunan dari siapa atau ketularan siapa tapi tanpa kusadari sifat pelitku itu ada baiknya buatku di kemudian hari. Jadi kalo kusimpulkan itu kayak warning aja, secara spontan aja aku bilang TIDAK kalo ada yang meminta sesuatu dariku, tapi besok-besoknya aku baru sadar kalo sesuatu yang aku miliki ini berguna buatku. Jadi bingung, apakah ini sifat Pelit atau menjaga sesuatu yang kita punya. Yah, whatever lah.
Chapter of My Life ; Part 2 - The Story just Begun
Masih dalam suasana kelas 6 SD nih ceritanya, kuharap siapapun yang membaca kisah ini jangan bosan dengan alkisah yang lumayan panjang ini. Kupikir apa salahnya aku mengenang masa SD dulu dan kalian juga mungkin akan teringat lagi dengan kisah-kisah masa kecil kalian. Karena dari sinilah aku dan mereka benar-benar sadar apa arti perpisahan, apa arti sahabat dan apa itu yang namanya menghargai teman yang kita punya.
Well, Let me begin tapi ku kenalin penghuni kelas kami dulu yakk, ada :
• Adhi Nugroho ( bedjo )
• Aditya Firmansyah ( jipank )
• Aditya Sayudha Prabowo ( sakuda )
• Anggi Sugiharto ( harto )
Well, Let me begin tapi ku kenalin penghuni kelas kami dulu yakk, ada :
• Adhi Nugroho ( bedjo )
• Aditya Firmansyah ( jipank )
• Aditya Sayudha Prabowo ( sakuda )
• Anggi Sugiharto ( harto )
Chapter of My Life ; Part 1 - That was Me and They
Once upon a time, ada seorang anak manusia yang terlahir tanggal 5 Oktober 1989 yang dihadirkan dari cinta 2 manusia, yang belakangan ini diketahui bocah tersebut bernama Boy Ardi Yunas atau bisa juga dipanggil Oik atau Bobon dan yang pasti itulah saya. Hehehe.
When i was a kid and in my childhood time, aku sangat menikmati masa itu. Masa-masa dimana penuh rengekan tangis minta susu, omelan penuh air mata meminta mainan, yah aku merasa sangat dimanjakan waktu itu. Mungkin karena posisi ku saat itu sebagai anak pertama dan cucu pertama kali yah, sehingga bapak ibuk dan keluarga besarku sangat menerima kehadiranku di muka bumi ini. Masa kecil dimana aku bisa bermain, berlari, berputar, menari sesukaku. Sangat bersyukur sekali aku akan anugerah itu.
When i was a kid and in my childhood time, aku sangat menikmati masa itu. Masa-masa dimana penuh rengekan tangis minta susu, omelan penuh air mata meminta mainan, yah aku merasa sangat dimanjakan waktu itu. Mungkin karena posisi ku saat itu sebagai anak pertama dan cucu pertama kali yah, sehingga bapak ibuk dan keluarga besarku sangat menerima kehadiranku di muka bumi ini. Masa kecil dimana aku bisa bermain, berlari, berputar, menari sesukaku. Sangat bersyukur sekali aku akan anugerah itu.
Langganan:
Postingan (Atom)
Diposting oleh


